Senin, 04 November 2013

Dedicated to Sang Dewa Tidur

kamu adalah metafora dari hitam. sebagian orang menganggapmu sunyi dan gersang. tapi sebagian lagi menyebutmu hoax. bukan karna suka, aku menjagamu dari semua dugaan. dugaan orang - orang. tapi kamu adalah seperti hitam. kamu kusejajarkan dengan bangku para dewa yang selalu singgah dalam otakku. kamu adalah nyanyian kematian ketika aku benar2 mencintaimu. Beberapa bulan terakhir bersamamu adalah suatu kerja rodi. mengerjakan pe-ermu, mengingatkanmu mencuci baju, dan mengharapkan kamu datang kuliah pagi adalah sesuatu yang mustahil. sebagian teman2 menyebutku gila. gila karna tergila2 pdmu. apa kamu pernah memohon dengan sangat agar aku menjadi pacarmu? tidak. apakah semua lem kertas, gunting dan foto2 bahan bangunan yang kita kerjakan bersama2 menjadi suatu kenangan untukmu? tidak. apa kamu pernah menggunakan namaku sebagai sandi pengaman hp-mu? tidak. sekarang, tempatku berdiri sangat tidak lazim. aku berdiri di otakmu, tempatmu mengurusi jadwal saat besok tidak akan masuk kelas matematika. dan kamu berdiri di hatiku, menendang usus dan ampela dalam ususku sehingga ruangnya luas untkmu. mungkin dari dulu ada orang lain selain aku dlm hatimu. dia yang kamu anggap ratu dan cinta pertamamu. tapi semua amukanku tak bisa menggema dalam indra pendengaranmu. gendang telingamu selalu ditabuh tangan lembutnya. indra perasamu bahkan selalu merasakan keberadaanya saat bersamaku. sekarang tinggal lubang kecil yang ada di depanmu. kamu memilih jatuh terjerembab saat kukatakan di dalam sana ada 'dia'! tidakkah semua itu membuatku jelek? apa pernah suatu malam dalalm keadaan tergesa, kamu membeli pulsa, kemudian memberiku pesan selamat malam yang manis? apa pernah kamu bercerita pada teman2mu tentang aku, dan semua yang kamu rasakan padaku? aku bukan daging ayam yang kamu makan saat tidak ada daging sapi. aku bukan jam kosong yang kamu ingnkan saat terpaksa mengerjakan mekanika rekayasa. aku wanita, berhak memilih. tapi aku memilih KAMU. aku memilihmu karna kamulah daging sapi lezat diantara ayam goreng-ayam goreng yang gosong. kamulah jam kosong saat aku jenuh dengan mekanika rekayasa yang jawabannya sama sekali tidak bisa direkayasa. kamulah metafora dari hitam, orang menganggapmu sunyi dan gersang. tapi aku memandangmu indah seperti Chaos, sang dewa kegelapan. aku akan menjadi Nyx, sang dewi malam untukmu. kamulah sang Odysseus, cerdas dan setia. meskipun kamu tau bersamaku adalah dilema, kamu tetap bertahan. :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar